Senin, 15 Oktober 2012

mengetahui dan memahami konsep biaya dalam proyek di bidang teknik

1.      Jelaskan alasan pentingnya mengetahui dan memahami konsep biaya dalam kaitan dengan pengelolaan  
      proyek di bidang teknik !

Jawab :
      Tujuan kita mengetahui dan memahami konsep biaya dalam pengelolaan proyek adalah agar kita dapat    
      memahami secara mendetail tentang keperluan yang harus di keluarkan dalam pembangunan proyek 
      tersebut, sehingga kita tidak bisa tertipu dengan orang bertanggung jawab langsung dilapangn. Bahan 
      bahan yang akan di pergunakan harus di hitung secara benar sehingga tidak berlebihan ataupun 
      kekurangan. Hal tersebut juga menghindarkan kita dari kerugian dalam pengelolaan proyek.

2.      Dalam suatu pengelolaan proyek di bidang teknik, mana yang lebih penting untuk diperhatikan antara  
      keandalan peralatan dengan analisa bisnis dari proyek tersebut? Jelaskan jawaban anda !

Jawab :
      Menurut saya, keandalan peralatan dan analisa bisnis sama pentingnya dalam suatu pengelolaan proyek.  
      Kedua faktor tersebut saling behubungan, karena jika keandalan peralatan yang di gunakan dalam 
      proyek tersebut sudah tidak bagus atau sudah tidak optimal akan menambah jangka waktu untuk 
      menyelesaikan proyek tersebut yang sudah di rencanakan oleh analisa bisnis yang akhirnya akan 
      menyebabkan kerugian. Sebaliknya jika analisa bisnis tersebut tidak di gunakan kita tidak mempunyai 
      rencana dalam proses pengelolaan proyek dan juga tidak mengetahui system managemen keuangan 
      proyek itu dan akhirnya juga menimbulkan kerugian dalam proses proyek tersebut.

mengetahui dan memahami konsep biaya pengelolaan proyek di bidang teknik

1             1. Jelaskan alasan pentingnya mengetahui dan memahami konsep biaya dalam kaitan dengan      
                   pengelolaan  proyek di bidang teknik !

             Jawab :
             Tujuan kita mengetahui dan memahami konsep biaya dalam pengelolaan proyek adalah agar kita                 
             dapat memahami secara mendetail tentang keperluan yang harus di keluarkan dalam pembangunan  
             proyek tersebut, sehingga kita tidak bisa tertipu dengan orang bertanggung jawab langsung 
             dilapangn. Bahan bahan yang akan di pergunakan harus di hitung secara benar sehingga tidak  
             berlebihan ataupun kekurangan. Hal tersebut juga menghindarkan kita dari kerugian dalam 
             pengelolaan proyek.

         2. Dalam suatu pengelolaan proyek di bidang teknik, mana yang lebih penting untuk diperhatikan 
             antara keandalan peralatan dengan analisa bisnis dari proyek tersebut? Jelaskan jawaban anda !
 
Jawab :
Menurut saya, keandalan peralatan dan analisa bisnis sama pentingnya dalam suatu pengelolaan 
proyek. Kedua faktor tersebut saling behubungan, karena jika keandalan peralatan yang di gunakan 
dalam proyek tersebut sudah tidak bagus atau sudah tidak optimal akan menambah jangka waktu 
untuk menyelesaikan proyek tersebut yang sudah di rencanakan oleh analisa bisnis yang akhirnya 
akan menyebabkan kerugian. Sebaliknya jika analisa bisnis tersebut tidak di gunakan kita tidak 
mempunyai rencana dalam proses pengelolaan proyek dan juga tidak mengetahui system managemen 
keuangan proyek itu dan akhirnya juga menimbulkan kerugian dalam proses proyek tersebut.

Selasa, 08 Mei 2012

Pendaftaran Hak I

BAB IV
PENDAFTARAN CIPTAAN
Pasal 35
(1) Direktorat Jenderal menyelenggarakan pendaftaran Ciptaan dan dicatat dalam Daftar Umum Ciptaan.
(2) Daftar Umum Ciptaan tersebut dapat dilihat oleh setiap orang tanpa dikenai biaya.
(3) Setiap orang dapat memperoleh untuk dirinya sendiri suatu petikan dari Daftar Umum Ciptaan tersebut dengan dikenai biaya.
(4) Ketentuan tentang pendaftar an sebagaimana dimaksud pada ayat (1) tidak merupakan kewajiban untuk mendapatkan Hak Cipta.

Kontrak Kerja

SURAT PERJANJIAN KONTRAK KERJA
SERVICE DAN PERAWATAN KOMPUTER
  • Yang bertanda tangan dibawah ini :
  • NAMA                 : ……………………..
  • JABATAN           : ………………………
  • PERUSAHAAN   : ……………………..
  • ALAMAT            : ………………………

PROSEDUR PENDIRIAN BISNIS / USAHA

PROSEDUR PENDIRIAN BISNIS / USAHA
Langkah 1
Kantor dan Corporat Identity
Langkah awal tentunya anda sudah mempersiapkan kantor dan corporat identity anda. Mengenai corporat identity, paling tidak anda sudah harus memiliki logo perusahaan yang akan digunakan untuk pembuatan stempel dan kop surat.
Langkah 2
Akte Pendirian ;
Dengan mendatangi pihak notaris, anda dan mitra akan dipandu dalam ketentuan yang nantinya akan tercantum/dicantumkan dalam akte pendirian. Baik itu soal hak dan kewajiban para komanditer (direktur/wakil direktur dan komisaris) maupun bidang usaha perusahaan yang akan dipilih.
Syarat-syarat yang harus dibawa saat pengurusan Akte Pendirian adalah,
KTP dan kehadiran para komanditer

Standar Teknik (DIN)

Deutsches Institut für Normung (DIN)
Deutsches Institut für Normung e.V. (DIN; dalam bahasa Indonesia, Institut Jerman untuk Standardisasi) adalah organisasi nasional Jerman untuk standardisasi danadalah negara anggota ISO tubuh. DIN adalah Jerman Terdaftar Association (eV) yang berkantor pusat di Berlin. Saat ini ada sekitar tiga puluh ribu DIN Standar, meliputi hampir semua bidang teknologi.
Didirikan pada 1917 sebagai Deutschen der Normenausschuß Industrie (NADI, “Standardisasi Komite Industri Jerman”), NADI ini berganti nama Deutscher Normenausschuß (DNA, “Komite Standardisasi Jerman”) pada tahun 1926 untuk mencerminkan bahwa

Senin, 07 Mei 2012

Peraturan dan Regulasi (Bag.1)

Peraturan dan Regulasi (Bag.1)

Artikel tentang Peraturan dan Regulasi ini terbagi dalam 2 bagian. Di bagian pertama ini akan dibahas tentang Perbandingan Cyber Law, Computer Crime Act (Malaysia), dan Council of Europe Convention on Cyber Crime.
Sebelumnya, mari kita pahami terlebih dahulu definisi masing-masing dari peraturan dan regulasi.
Peraturan adalah sesuatu yang disepakati dan mengikat sekelompok orang/ lembaga dalam rangka mencapai suatu tujuan dalam hidup bersama.
Regulasi adalah “mengendalikan perilaku manusia atau masyarakat dengan aturan atau pembatasan.” Regulasi dapat dilakukan dengan berbagai bentuk, misalnya: pembatasan hukum diumumkan oleh otoritas pemerintah, regulasi pengaturan diri oleh suatu industri seperti melalui asosiasi perdagangan, Regulasi sosial (misalnya norma), co-regulasi dan pasar. Seseorang dapat, mempertimbangkan regulasi dalam tindakan perilaku misalnya menjatuhkan sanksi (seperti denda).